Image

Teruntuk semesta yang penuh dengan enigma dan tanda tanya.

Agaknya saya ingin bercerita, tentang kisah yang mungkin sudah cukup lama terpendam.

Tentang hidup yang terkadang terlalu mengikat, sampai saya tercekik dibuatnya,

waktu yang berputar terlalu cepat, dan saya yang melewatkannya begitu saja,

atau mungkin sekedar berbagi tentang manusia yang hilang arah, bahkan mungkin tak tahu jalan pulang.

Lalu, kadang saya bertanya-tanya, apa mungkin hidup hanya sekedar sayembara? Siapa yang menang, adalah dia yang bisa memecah enigma, dan menjawab banyak pertanyaan  Bagaimana dengan si kalah? Hanya mendapat resah lalu hampa?

Ah.. sepertinya saya mulai paham, kenapa manusia terkadang merasa terlalu lelah untuk sekedar bertanya.

Semesta, maukah kamu membantu saya mengurai rasa melalui kata?

Advertisements

Pilihan

kalau saja saya bisa menyimpan pilihan

dan memilihnya di masa depan,

di waktu yang saya anggap tepat,

rasanya saya tidak punya alasan

untuk merasa ragu lagi.

Sepertinya,

aku hanya berilusi.

karena, kita ada di ruang yang berbeda.

kamu bukan pilihan.

Asa

Saya rindu menembus hujan,

tanpa peduli akan petir atau dingin yang menusuk tulang,

tak harus hiraukan rambut atau pakaian yang dikenakan.

Saya rindu rasa senang akan hujan,

berlari dan tertawa diantara rintikan air yang terasa indah.

Dan hari ini hujan turun membelah senja,

membisikkan satu hal

Asa.