Aku ini pencinta pagi; yang tidak pernah bosan mengingatkanku untuk bangun dari mimpi, tepat pukul lima setiap hari. Tapi hari ini pagi agak ingkar janji pukul lima lewat tiga puluh menit dia baru datang menghampiri.

Pagi ini aku melihatnya, di halte angkutan kota. Seketika duniaku terpusat pada objek yang berada sepuluh meter di depan mata. Ada rasa aneh yang menyeruak, yang seolah memaksaku untuk memerhatikan.

Aku orang yang selama ini menyangkal habis-habisan teori konspirasi semesta, tapi agaknya pagi ini berbeda, mungkin, konspirasi semesta itu memang ada.

Di tengah lautan manusia pagi ini, entah kenapa aku tahu, kami akan bertemu lagi, di suatu titik waktu. Hanya tinggal menunggu.

Advertisements