Mungkin, pikiran kita adalah pedang bermata dua,

menafsirkan, juga menjerumuskan.

Impianmu, menjebak.

Pikiranmu, mencengkeram,

dan akhirnya, kamu tidak bisa pergi kemana-mana.

Kasihan,

merasa bisa mendapatkan semuanya,

padahal yang didapat hanyalah hampa.